HUJAN KALI INI


Apa yang sebenarnya kau inginkan dariku

Aku sudah petikkan seribu bunga mawar hanya untukmu

Apa yang sebenarnya kau inginkan dariku

Aku sudah tuliskan seribu lagu cinta hanya padamu, padamu


Aku sudah lelah


Aku sudah lelah” (The Rain – Sudah Lelah)

Hujan kali ini

Mengingatkanku akan harapan-harapan tentang hujan. Tentang mimpiku di tengah hujan. Dan tentang kisahku yang membuat air mataku menetes deras bagai hujan.

Ukkhhh!!! Lagi-lagi air mata ini keluar. Entah kenapa. Aku tidak tahu. Aku bahkan tidak menyadari. Kenapa?? Kenapa aku begitu rapuh kini. Kenapa aku dengan mudah terbuai dengan suasana?? KENAPA??!!

Sungguh, ini membuatku tersiksa. Hatiku sakit.

Tuhan, ijinkan aku melewati semuanya tanpa airmata. Aku ingin tetap tersenyum, sampai saat dimana Engkau memberikan kebahagiaan yang semestinya.

Oooohh…hujan kali ini. Hatiku bergemuruh. Ya, hatiku memang kosong. Tapi kenapa tetap saja bergemuruh tak menentu di saat-saat tertentu. Lagi-lagiKENAPA??!!

Tak tahukah aku begitu tersiksa dengan semuanya? Membuatku terpuruk semakin dalam setiap saatnya.

Tolong!!! Hentikan semuanya. Aku lelah. Aku capek. Aku benci. Aku muak. CUKUP!!! PLISS!!!

*Senandung Kala Hujan-di tengah derasnya hujan siang ini* 120210

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s