Sekedar bercerita…

“Jangan pernah mengesampingkan hak banyak orang demi ego pribadi”

Kata-kata itu yang membuat saya belajar satu hal, bahwa selayaknya kita juga harus memikirkan oranglain. Setidaknya, kejadian kemarin sore yang saya alamimemberikan saya pelajaran itu.

Kemarin, kebetulan ada seorang sahabat saya yang sedang liburan dan mudik. Rumahnya memang bukan di jogja, tapi dia sengaja mampir ke jogja untuk jalan-jalan dan bertemu dengan sahabat-sahabatnya, termasuk saya. Saya, sahabat pertamayang berkesempatan bertemu dengannya hari itu. Dan hari itu, kami habiskan untuk jalan-jalan membeli souvenir untuk teman-teman dan murid-muridnya di sana.

Sore hari, kami masih hunting macam-macam. Maklum, sahabat saya ini doyan belanja.Hehee. Dan saat itu, kami tak sengaja mampir ke toko pernak-pernik disamping pasar bringharjo karena pasar saat itu sudah tutup. Kami memang masuk kesana sudah sore, dan kami tidak tahu toko tersebut tutup jam berapa. Teman saya masih asyik memilih-milih barang-barang ketika saya menyadari bahwa pintu depan toko tersebut tinggal terbuka sedikit, menandakan toko sudah tutup. Tetapi, karena kami sudah didalam, kami diperkenankan untuk menyelesaikan proses belanja kami.

Teman saya tinggal membayar dikasir, ketika dia menyadari bahwa ada ruangan lain dilantai 2. Oke, saya sebernarnya sudah tahu, tetapi karena alasan waktu, saya sengaja tidak memberi tahu agar kami bisa cepat keluar dari toko itu. Tetapi, kenyataan berkata lain. Teman saya akhirnya bertanya apakah dia boleh melihat-lihat ruangan itu. Jelas, mbak-mbak SPG disana mengijinkan, padahal lampu sudah dimatikan. Saya, lebih memilih untuk menunggunya dibawah.

Agak lama, teman saya belum juga turun. Saya mulai gelisah. Saya melihat sekitar, ada puluhan SPG disana yang sudah siap-siap berdiri didekat pintu keluar untuk pulang, tapi belum juga keluar dari toko. Awalnya, saya berpikir mungkin ada kegiatan rutin untuk SPG setelah toko ini tutup. Tetapi, pikiran saya salah. Sekian puluh SPG itu belum juga keluar toko, karena menunggu kami. Ya, sepertinya aturan toko mengijinkan seluruh karyawannya pulang ketika semua pengunjung sudah keluar. Oke, saya benar-benar gelisah sekarang. Perasaan saya benar-benar tidak enak. Melihat mereka kecapekan, dan mereka harus menunggu kami.

Dengan tidak sabar, saya naik tangga dan bilang ke teman untuk segera turun karena tidak enak pada semua karyawan yang menunggu. Saya lega ketika kami mulai keluar toko. Didepan toko, saya sempat mendengar seorang ibu yang langsung menggendong anaknya (yang saat itu menjemput bersama suaminya) dan berkata “Ayo, kita sudah bisa pulang sekarang”, ketika melihat kami keluar. Sungguh, saya benar-benar tidak enak.

Diperjalanan, saya mengutarakan perasaan saya kepada teman.Tapi balasana teman saya membuat saya hampir tersulut emosi. Teman saya bilang, “Kalau aku sih enak-enak aja, kan pembeli adalah raja”

Oke, iya, memang pembeli adalah raja. Dari sudut pandang pembeli, mungkin teman saya ini benar. Tapi dari sudut pandang karyawan, mungkin kita yang tidak tahu diri.

Masalahnya, itu sudah jam tutup. Menurut saya, sudah sepantasnya kita yang harus tahu diri untuk segera menyelesaikan kepentingan di toko itu, bukan malah menuruti ego kita. Saya cuma memikirkan perasaan mereka, karyawan-karyawan itu, yang harus menunggu kita keluar toko agar mereka bisa pulang.

Saya dan teman saya memang tak sama. Pemikiran kami, sudut pandang kami, cara berpakaian kami, dan saya justru heran kenapa kami bisa dekat padahal untuk hal-hal kecil saja kami tak sepaham. Mungkin disitu uniknya.. :)

Saya menulis ini bukan untuk menjelek-jelekkan teman saya. Tapi semata-mata untuk pembelajaran kita semua. Semoga, kita bisa lebih bijak bertindak, agar tidak ada orang lain yang merasa dirugikan oleh kita. :)

-phia-

19 Desember 2011

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.